Click below to load and watch this episode
Chapters: 63
Play Count: 0
Damar menikmati hidup sederhana dengan kedai pangsit kecilnya. Setiap hari hanya berjualan, mengobrol, dan menutup toko sesuka hati. Putranya, Aditya, merasa heran mengapa ayahnya tetap membuka kedai meski sudah tajir. Damar hanya tersenyum dan berkata, satu pangsit ini tidak bisa dibeli dengan uang seberapa pun.